Rotavirus
Rotavirus adalah virus menular yang dapat menyebabkan gastroenteritis (peradangan pada lambung dan usus). Gejalanya meliputi diare berair yang parah, sering disertai muntah, demam, dan sakit perut. Bayi dan anak kecil paling rentan terkena penyakit rotavirus. Mereka dapat mengalami dehidrasi parah sehingga perlu dirawat di rumah sakit, bahkan bisa berakibat fatal. Orang dewasa yang terjangkit penyakit rotavirus cenderung mengalami gejala yang lebih ringan.
Virus ini menyebar melalui rute fekal-oral; artinya, virus dikeluarkan oleh orang yang terinfeksi dan kemudian masuk ke mulut orang yang rentan sehingga menyebabkan infeksi. Rotavirus dapat menyebar melalui:
• Tangan
• Benda-benda (mainan, permukaan)
• Makanan
• Air
Rotavirus menyebar dengan mudah. Kebersihan yang baik, seperti mencuci tangan dan menjaga kebersihan, memang penting, tetapi tidak cukup untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini.
Vaksin rotavirus adalah cara terbaik untuk melindungi anak Anda dari penyakit rotavirus. Sebagian besar anak (sekitar 9 dari 10) yang menerima vaksin akan terlindungi dari penyakit rotavirus yang parah. Vaksin rotavirus diberikan secara oral.
Vaksin rotavirus tidak mencegah diare atau muntah yang disebabkan oleh virus atau patogen lain.
Dosis pertama vaksin ini paling efektif jika diberikan sebelum anak berusia 15 minggu.
Anak-anak sebaiknya menerima semua dosis vaksin rotavirus sebelum mereka berusia 8 bulan.
Rotariq, vaksin yang tersedia di Indonesia, diberikan dalam 2 dosis pada usia 2 bulan dan 4 bulan