Perempuan memikul peran-peran terindah di dunia ini, mulai dari menjadi seorang ibu dan anak perempuan hingga menjadi seorang profesional maupun pekerja. Setiap perempuan berhak untuk hidup sehat. Langkah awalnya adalah dengan mengenali berbagai risiko kesehatan yang mungkin Anda miliki. Meskipun seorang perempuan merasa sehat dan tidak memiliki keluhan kesehatan, bukan berarti ia tidak memerlukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Sungguh disayangkan bahwa perempuan sering kali menomorduakan kebutuhan kesehatannya demi karier dan keluarga. Kini saatnya untuk berubah; perempuan perlu mengupayakan kesehatan yang optimal. Berikut adalah dua rekomendasi pemeriksaan kesehatan berdasarkan kelompok usia.
Saatnya hidup lebih sehat, karena sehat itu seksi.
Wanita berusia 18–39 tahun
Berikut adalah beberapa pemeriksaan dan skrining yang disarankan:
Wanita usia 40–64 tahun
Berikut adalah beberapa pemeriksaan skrining dan pemeriksaan kesehatan yang disarankan:
PAP SMEAR
Tes Papanicolaou (Pap) adalah metode skrining serviks yang digunakan untuk mendeteksi adanya potensi perubahan pra-kanker maupun kanker pada serviks (leher rahim). Tes Pap dianjurkan bagi semua wanita berusia antara 21 hingga 65 tahun dan dapat dilakukan di tempat praktik dokter atau klinik. Selama prosedur tes Pap, dokter akan menggunakan alat berbahan plastik atau logam yang disebut spekulum untuk membuka liang vagina. Alat ini membantu dokter memeriksa vagina dan serviks, serta mengambil sampel sel dan lendir dari serviks dan area di sekitarnya. Sampel sel tersebut kemudian ditempatkan pada kaca objek atau ke dalam wadah berisi cairan untuk dikirim ke laboratorium. Pihak laboratorium akan memeriksa sampel tersebut untuk memastikan bahwa sel-selnya dalam kondisi normal.
Pap smear sangat efektif untuk mendeteksi kelainan pada serviks. Prosedur ini dapat dilakukan oleh dokter keluarga, dokter spesialis kandungan (ginekolog), atau bidan terlatih. Prosedur ini hanya memakan waktu beberapa menit, dan hasilnya biasanya keluar dalam waktu sekitar 3 hingga 7 hari. Tes skrining ini dapat mendeteksi sel-sel abnormal sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum sel-sel tersebut berkembang menjadi kanker. Satu-satunya jenis kanker yang dideteksi melalui tes Pap adalah kanker serviks.Prosedur Pap smear merupakan prosedur yang paling umum dilakukan di klinik ini.Sebelum tes dilakukan, Anda akan mendapatkan sesi konsultasi demi kepentingan kesehatan Anda, dan Anda akan dipersiapkan terlebih dahulu sebelum prosedur dimulai.
Kapan terakhir kali Anda menjalani tes Pap smear?
PENJELASAN