Kanker Paru-Paru

Mengenal kanker paru-paru

Sebuah studi tahun 2015 melaporkan bahwa kanker saluran pernapasan menyebabkan sekitar 4 juta kematian setiap tahun. Di negara berkembang, para peneliti memproyeksikan peningkatan kanker saluran pernapasan sebesar 81 hingga 100 persen akibat polusi dan merokok.

Banyak negara Asia, terutama India, masih menggunakan batu bara untuk memasak. Emisi bahan bakar padat menyebabkan 17 persen kematian akibat kanker paru-paru pada pria dan 22 persen pada wanita.Kanker saluran pernapasan mencakup kanker trakea, laring, bronkus, dan paru-paru.
Penyebab utamanya adalah merokok, asap rokok orang lain, dan racun di lingkungan.Namun, polusi rumah tangga, seperti yang berasal dari bahan bakar dan jamur, juga berkontribusi.

Penyebab

Merokok menyebabkan sebagian besar kasus kanker paru-paru, baik pada perokok maupun pada orang yang terpapar asap rokok orang lain. Namun, kanker paru-paru juga terjadi pada orang yang tidak pernah merokok dan pada orang yang tidak pernah terpapar asap rokok orang lain dalam jangka panjang. Dalam kasus tersebut, penyebab kanker paru-paru mungkin tidak diketahui dengan jelas.

Tanda dan Gejala

Kanker paru-paru biasanya tidak menimbulkan tanda dan gejala pada tahap paling awal.
Tanda dan gejala kanker paru-paru biasanya baru muncul ketika penyakit sudah berada pada tahap lanjut.
Tanda dan gejala kanker paru-paru dapat meliputi:

01

Batuk baru yang tidak kunjung hilang

02

Sesak napas

03

Batuk darah, meskipun hanya sedikit

04

Berat badan turun tanpa disengaja

05

Nyeri dada

06

Suara serak

07

Nyeri tulang

08

Sakit kepala

Bagaimana merokok menyebabkan kanker paru-paru

Dokter meyakini bahwa merokok menyebabkan kanker paru-paru dengan merusak sel-sel yang melapisi paru-paru. Saat Anda menghirup asap rokok yang penuh dengan zat penyebab kanker (karsinogen), perubahan pada jaringan paru-paru mulai terjadi hampir seketika.

Pada awalnya, tubuh mungkin mampu memperbaiki kerusakan ini. Namun, setiap paparan yang berulang semakin merusak sel-sel normal yang melapisi paru-paru. Seiring waktu, kerusakan membuat sel berperilaku tidak normal dan akhirnya kanker dapat berkembang.

Jenis Kanker Paru-Paru

Dokter membagi kanker paru-paru menjadi dua jenis utama berdasarkan tampilan sel kanker paru-paru di bawah mikroskop.
Dokter Anda mengambil keputusan pengobatan berdasarkan jenis utama kanker paru-paru yang Anda miliki.

Dua jenis umum kanker paru-paru meliputi:

Kanker paru-paru sel kecil.

Kanker paru-paru sel kecil terjadi hampir secara eksklusif pada perokok berat dan lebih jarang ditemukan dibandingkan kanker paru-paru bukan sel kecil.

Kanker paru-paru bukan sel kecil.

Kanker paru-paru bukan sel kecil merupakan istilah umum untuk beberapa jenis kanker paru-paru yang memiliki perilaku serupa.

Faktor risiko

Sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko Anda terkena kanker paru-paru.

Faktor risiko kanker paru-paru meliputi:

01

Merokok.

Risiko kanker paru-paru meningkat seiring jumlah rokok yang Anda hisap setiap hari dan lamanya Anda merokok dalam hitungan tahun. Berhenti pada usia berapa pun dapat menurunkan risiko terkena kanker paru-paru secara signifikan.

02

Paparan asap rokok orang lain.

Meskipun Anda tidak merokok, risiko kanker paru-paru meningkat jika Anda terpapar asap rokok orang lain.

03

Paparan gas radon.

Radon dihasilkan dari penguraian alami uranium di tanah, batuan, dan air, yang akhirnya menjadi bagian dari udara yang Anda hirup. Kadar radon yang tidak aman dapat terakumulasi di bangunan mana pun, termasuk rumah.

04

Paparan asbes dan karsinogen lainnya.

Paparan asbes dan zat lain yang diketahui menyebabkan kanker di tempat kerja, seperti arsenik, kromium, dan nikel, juga dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru, terutama jika Anda merokok.

05

Riwayat kanker paru-paru dalam keluarga.

Orang yang memiliki orang tua, saudara kandung, atau anak dengan kanker paru-paru memiliki risiko penyakit ini yang lebih tinggi.

06

Penyakit paru-paru.

Penyakit paru-paru tertentu, seperti tuberkulosis, meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker paru-paru. Kanker cenderung berkembang di bagian paru-paru yang memiliki jaringan parut akibat TB.

07

Polusi.

Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kanker paru-paru dan paparan polutan udara tertentu, seperti produk sampingan pembakaran solar dan bahan bakar fosil lainnya.

Pencegahan

Tidak ada cara yang pasti untuk mencegah kanker paru-paru, tetapi Anda dapat mengurangi risiko dengan melakukan hal berikut:

01

Jangan Merokok.

Jika Anda belum pernah merokok, jangan mulai. Bicarakan dengan anak-anak Anda tentang tidak merokok agar mereka memahami cara menghindari faktor risiko utama kanker paru-paru ini. Mulailah membicarakan bahaya merokok sejak dini agar mereka tahu cara menghadapi tekanan teman sebaya.

02

Berhenti Merokok.

Berhentilah merokok sekarang. Berhenti merokok menurunkan risiko kanker paru-paru, bahkan jika Anda telah merokok selama bertahun-tahun. Bicarakan dengan dokter tentang strategi dan bantuan untuk berhenti merokok yang dapat membantu Anda. Pilihannya mencakup produk pengganti nikotin, obat-obatan, dan kelompok dukungan.

03

Hindari asap rokok orang lain.

Jika Anda tinggal atau bekerja dengan perokok, dorong ia untuk berhenti. Setidaknya, mintalah ia merokok di luar ruangan. Hindari tempat orang merokok, seperti bar dan restoran, dan carilah pilihan tempat yang bebas asap rokok.

04

Periksa radon di rumah Anda.

Periksakan kadar radon di rumah, terutama jika Anda tinggal di daerah yang diketahui memiliki masalah radon. Kadar radon yang tinggi dapat ditangani agar rumah Anda lebih aman.

05

Hindari karsinogen di tempat kerja.

Ambil langkah pencegahan untuk melindungi diri dari paparan bahan kimia beracun di tempat kerja. Ikuti langkah pencegahan yang ditetapkan pemberi kerja. Misalnya, jika Anda diberi masker sebagai perlindungan, selalu gunakan. Tanyakan kepada dokter apa lagi yang dapat Anda lakukan untuk melindungi diri di tempat kerja. Risiko kerusakan paru-paru akibat karsinogen di tempat kerja meningkat jika Anda merokok.

06

Konsumsi makanan yang kaya buah dan sayuran.

Pilih pola makan sehat dengan beragam buah dan sayuran. Sumber vitamin dan zat gizi dari makanan merupakan pilihan terbaik. Hindari mengonsumsi vitamin dalam bentuk pil dengan dosis besar karena dapat berbahaya. Misalnya, peneliti yang berharap dapat menurunkan risiko kanker paru-paru pada perokok berat memberikan suplemen beta karoten kepada mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa suplemen tersebut justru meningkatkan risiko kanker pada perokok.

07

Berolahraga pada sebagian besar hari dalam seminggu.

Jika Anda belum berolahraga secara teratur, mulailah perlahan. Cobalah berolahraga pada sebagian besar hari dalam seminggu.

Waktunya untuk berubah!

Berdasarkan tes Tingkat Risiko, Anda berada di Risiko Tinggi.

Ini berarti bahwa Anda paling mungkin untuk mendapatkan penyakit. Kini adalah waktu untuk benar-benar lebih peduli tentang kesehatan Anda.
Jika Anda tidak melakukan tindakan optimal pada kondisi ini, Anda menempatkan diri Anda lebih dekat mendapatkan penyakit. Bersikaplah tenang, dan bicarakan dengan dokter Anda tentang hal itu, intervensi agresif diperlukan untuk mengatasi hal ini.
Dimungkinkan untuk mengalihkan tingkat risiko Anda ke titik yang lebih rendah jika Anda melakukannya intervensi risiko kesehatan.

Untuk meningkatkan status kesehatan Anda:
​1. Mempertahankan gaya hidup sehat
2. Reguler Pemeriksaan Kesehatan 
3. Mendapatkan perlindungan dengan vaksinasi

Itu adalah tanda Peringatan !

Berdasarkan tes Tingkat Risiko, Anda berada di Risiko Sedang.

Ini berarti bahwa Anda lebih mungkin untuk mendapatkan penyakit. Hal yang paling penting untuk dilakukan segera adalah mengubah kebiasaan gaya hidup Anda, seperti makan makanan yang lebih sehat, meningkatkan aktivitas fisik Anda. Lakukan apa yang diperlukan untuk membuat status kesehatan Anda lebih baik. Temui dan bicarakan dengan dokter Anda untuk mengatasi hal ini.
Dimungkinkan untuk mengalihkan tingkat risiko Anda ke titik yang lebih rendah jika Anda melakukannya intervensi risiko kesehatan.

Untuk meningkatkan status kesehatan Anda:
​1. Mempertahankan gaya hidup sehat
2. Reguler Pemeriksaan Kesehatan 
3. Mendapatkan perlindungan dengan vaksinasi

Ini Kabar Baik!

Berdasarkan tes Tingkat Risiko, Anda berada di risiko rendah.

Ini berarti bahwa Anda cenderung tidak terkena penyakit saat ini. Meski begitu, Anda tetap memerlukan pemeriksaan Kesehatan secara teratur, dan tetap menjaga gaya hidup sehat Anda untuk meningkatkan status kesehatan Anda agar tidak terkena penyakit.

Untuk meningkatkan status kesehatan Anda:
​1. Mempertahankan gaya hidup sehat
2. Reguler Pemeriksaan Kesehatan 
3. Mendapatkan perlindungan dengan vaksinasi